Lomba Debat dan Pidato berbahasa Inggris bagi mahasiswa Politeknik
se-Indonesia atau disebut National Polytechnic English Olympics (NPEO)
yang kedua berlangsung di Politeknik Negeri Medan mulai 6 Mei sampai
dengan 10 Mei 2014.
Kegiatan akbar ini diikuti oleh 206 peserta dari
43 Politeknik Negeri maupun Swasta se-Indonesia yang mengikuti
perlombaan NPEO ini. Perlombaan yang dipertandingkan meliputi DEBATE sebanyak 103 peserta, SPEECH sebanyak 33 peserta, TV NEWS CASTING sebanyak 36 peserta, dan STORY TELLING
sebanyak 34 peserta. Lomba Debat dan Pidato berbahasa Inggris bagi
mahasiswa Politeknik se-Indonesia bertujuan untuk menciptakan iklim
kompetitif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan
penguasaan bahasa Inggris lisan, dan meningkatkan daya saing lulusan
Politeknik melalui media berbahasa Inggris.
Sampai pelaksanaan hari ke-empat pagi ini, para mahasiswa dari masing-masing Politeknik se-Indonesia yang lolos ke babak selanjutnya pun masih bersaing ketat demi perebutan juara di masing-masing kategori yang dilombakan pada NPEO 2014 di Medan ini. Tak terkecuali peserta dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Kemarin, Politeknik yang dijuluki sebagai "Kampus Hijau (Green Campus)" di kota Samarinda ini berhasil merebut Juara 3 di kategori lomba Story Telling. Prestasi yang di torehkan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para peserta Politeknik Negeri Samarinda di NPEO 2014 ini mengingat pada NPEO 2013 di Surabaya lalu mereka pulang dengan tangan hampa.
Keren nih, bangga sebagai mahasiswa Polnes.. sayang gk terlibat langsung di NPEO Medan lalu.
BalasHapuswah hebat juga ya polnes sudah bisa bawa piala... moga tahun depan polnes bisa sapu bersih piala NPEO
BalasHapusselamat buat ka putri n teman teman lainnya,,sukses selalu
BalasHapus(y) Semoga tahun-tahun berikutnya POLNES bisa membawa piala yang lebih banyak .. :)
BalasHapus